PENDIDIKAN TANPA WIBAWA, DISIPLIN TANPA ARAH
PENDIDIKAN TANPA WIBAWA, DISIPLIN TANPA ARAH Berita tentang guru atau kepala sekolah yang menampar siswa karena merokok di lingkungan sekolah, lalu justru orang tua siswa melapor ke polisi, adalah potret buram dunia pendidikan kita hari ini. Ini bukan sekadar kasus pelanggaran fisik — ini adalah gejala runtuhnya wibawa pendidik dan kaburnya batas antara mendidik dan memanjakan. Mari jujur: siswa yang merokok di sekolah jelas melanggar aturan. Guru yang menegur — bahkan mungkin dengan emosi — bukanlah kriminal, melainkan manusia yang masih peduli. Tetapi kini, ketika disiplin dibalas dengan laporan polisi, kita sedang menyaksikan pembunuhan karakter terhadap profesi guru secara perlahan. Apa jadinya bangsa ini jika setiap tindakan tegas pendidik selalu dianggap kekerasan? Bagaimana mungkin kita ingin membentuk generasi berkarakter, sementara otoritas moral di ruang kelas dipatahkan oleh orang tua yang lebih sibuk membela ego anak daripada memperbaiki sikapnya? Guru bukan mal...